Jumat, 29 Maret 2013

Storyboard Alice [ Lesson # 1 ] : Telling a Story Visually

Alice [ Lesson # 1 ] : Telling a Story Visually (Part #3)

 

Step 2: Design a Storyboard

Sebuah storyboard (papan cerita) adalah rincian setiap adegan pada animasi yang anda buat. Didalamnya terdapat beberapa komponen sebagai berikut:
KomponenDefinisiContoh
ObjekSuatu karakter baik yang bergerak ataupun tidak bergerak dari posisi anda, atau sebuah program untuk bisa bergerak dan bertindak.Orang, binatang, kendaraan, pohon
SkenarioSebuah tempat (atau "world" di Alice) dimana cerita anda terjadi.Taman, perpustakaan, sekolah, rumah.
AksiKumpulan perintah agar bagaimana masing-masing objek dapat bertindak dalam sebuah adegan. Berjalan 2 meter, belok ke kanan, berkata "hallo".
Interaksi PenggunaSuatu cara bagaimana pengguna dapat memanipulasi objek-objek dalam sebuah animasi.Perintah keyboard atau klik mouse untuk membuat objek bergerak.
Spesifikasi RancanganBagaimana objek-objek dan pemandangan dapat ditampilkan dalam sebuah animasiUkuran, posisi, lokasi, warna.

Terdapat dua jenis storyboard:

  1. Visual : seri dari gambar ilustrasi yang merepresentasikan skenario utama dalam animasi.
  2. Tekstual : Rincian, daftar urutan aksi yang dilakukan oleh masing-masing objek pada setiap skenario dalam animasi.

Dalam bahasa komputer, sebuah storyboard tekstual disebut dengan algoritma, yaitu daftar tindakan untuk melakukan tugas atau memecahkan masalah.
Untuk membuat rancangan storyboard, pikirkan sedetil mungkin rincian agar animasi terlihat menarik. Ketika anda sudah mahir menggunakan Alice, anda akan dapat membuat animasi yang kompleks seperti:
  • Multi skenario, banyak aksi, dan banyak objek.
  • Interaktif kontrol dengan keyboard dan mouse
  • Sudut pandang kamera yang berbeda

 

Contoh visual storyboard

 

Contoh tekstual storyboard

  • Dikerjakan secara berurutan
  • Seorang pemuda dan seorang gadis duduk di bangku taman.
  • Pemuda berdiri dan berjalan pergi, meninggalkan ponsel di bangku taman.
  • Gadis menoleh pada ponsel.
  • Gadis berpikir, "Wah! Telepon pemuda itu ketinggalan! "
  • Gadis berteriak, "Hei! Telepon anda ketinggalan! "
  • Pemuda berhenti dan berbalik.
  • Pemuda berjalan kembali ke bangku taman dan berkata, "Oh terima kasih!"

Flowchart storyboard berguna agar anda dapat mengorganisir setiap proses aksi animasi, dan memastikan masing-masing alur secara logis.

Contoh Flowchart

 Cobalah kegiatan berikut:

  • Menggunakan skenario yang dikembangkan sebelumnya dalam pelajaran, membuat storyboard visual dan tekstual singkat.
  • Buat flowchart dari storyboard.
  • Mendiskusikan pekerjaan anda dalam sebuah tim.

Referensi : http://inkode.blogspot.com/2012/10/alice-lesson-1-telling-story-visually.html


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar