Jumat, 26 November 2010

Belajar Struktur Direktori Windows dan Linux

Berikut adalah penjelasaan mengenai struktur direktori/folder dalam Windows XP :



 1. Documents and Settings : folder ini berfungsi untuk menyimpan dokumen dan pengaturan-pengaturan user mulai dari desktop, start menu dan sebagainya.

2. Program Files : folder ini berfungsi untuk menyimpan program-program dan aplikasi-aplikasi yang terinstall didalam windows.

3. Windows : folder ini merupakan pemegang peranan penting didalam system windows. Segala proses dan konten-konten utama windows tersimpan disini. Kesalahan dalam mengatur folder ini dapat merusak system windows.

Berikut adalah penjelasaan mengenai struktur direktori/folder dalam Linux Ubuntu 10.4 : 


1. root : Lokasi paling dasar dari struktur file dan folder yang ada di linux, lokasi ini juga biasa disebut dengan root directory.

2. boot : Folder atau direktori ini biasa digunakan untuk menyimpan filefile yang dibutuhkan saat proses booting linux.

3. bin : Folder ini biasa digunakan untuk menyimpan filefile executable linux, semua perintahperintahdasar linux biasanya disimpan di folder ini.

4. sbin : Folder ini juga digunakan untuk menyimpan filefile executable di linux, namun sedikit berbeda dengan bin, sbin hanya bisa diakses oleh root (adminstrator linux).

5. dev : Folder ini digunakan sistem untuk menyimpan filefile device seperti hardisk, cdrom, floppy, usb, dll.

6. mnt : Folder ini digunakan untuk mount point semua device yang ada difolder /dev diatas.

7. etc : Folder ini digunakan untuk menyimpan file informasi atau konfigurasi dari program atau aplikasi yang terinstall dalam sistem tersebut.

8. usr : Folder ini digunakan untuk menyimpan program atau aplikasi yang akan diinstall kedalam sistem.

9. home : Folder ini digunakan untuk menyimpan data atau dokumen dari pengguna linux itu sendiri.

10. media : Beberapa distro menggunakan direktori ini untuk meletakkan direktori tempat sebuah media penyimpanan, seperti hard disk, di-mount.

11. var : Direktori dimana berkas-berkas dinamis seperti log atau spool biasa diletakkan. Isi dari direktori ini akan sangat bergantung kepada program yang sedang berjalan.

12. tmp : Direktori sementara. Berkas-berkas di direktori ini akan dihapus secara berkala oleh sistem.

13. opt : Program-program opsional biasanya diletakkan di direktori ini. Biasa juga digunakan untuk mencoba suatu program yang masih baru (misalnya dalam tahap beta), yang bertujuan agar sistem tetap bersih.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar