Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 April 2016

Video Motivasi - Leadership


Video ini saya dapatkan dari acara Raker (Rapat kerja) Student Government Universitas Narotama 2016 di Villa Cahaya Pacet. Video yang sangat menginspirasi tentang leardership ini ditayangkan oleh Direktur Kemahasiswaan dalam salah satu sesi materi yang disampaikan pada tanggal 09 April 2016 hari sabtu pukul 23.00 WIB. 

Banyak sekali pengertian tentang leadership dan banyak pula pada kebanyakan orang leadership yaitu kepemimpinan. Pada video ini menggambarkan serta memvisualisasikan tentang betapa pentingnya peran leader dalam suatu team dalam menyelesaikan atau mencapai suatu tujuan bersama dalam organisasi. Selain dari itu kepercayaan merupakan kekuatan sugesti yang dapat menguatkan team. Kepercayaan terhadap pemimpin dalam mengambil suatu keputusan untuk tujuan bersama. Kemudian dalam perjalanan leadership akan ditemui hambatan, halangan, serta terjalan berbagai permasalahan yang mengaharuskan suatu leader dapat mengambil suatu keputusan yang dapat dipertanggung jawabkan kepada teamnya. Kuatnya suatu organisasi bukan hanya karena pandainya seorang leader tetapi karena team yang solid, bertanggung jawab atas kepercayaan yang diberikan dalam berperan sebagai seorang leader, team yang selalu mensupport, berjalan dengan satu arah bersamaan, bekerja sama dalam keadaan suka maupun duka. mengedepankan tujuan bersama daripada emosi dalam suatu perbedaan.

Video ini memiliki makna yang begitu dalam. Semoga bagi para mahasiswa yang sedang menjalani proses aktualisasi diri, pengembangan diri dengan aktif dalam organisasi kampus. Belajar lah menjadi pemimpin, sekalipun merasa belum pantas, mulailah memantaskan diri dengan do action. Lakukanlah dengan etika sikap yang baik. Pemikiran yang menghasilkan tujuan bersama. Walaupun dalam proses perjalanannya terdapat banyak rintangan, hambatan atau kegagalan dalam memimpin bukan berarti anda tidak pantas dan tidak lagi berlanjut untuk belajar menjadi pemimpin, tetapi anda telah melewati naik 1 tangga dimana level kepemimpinan anda dilatih diantaranya adalah sikap, emosional, dan cara berfikir anda. Sangat disayangkan apabila hambatan menjadikan titik terakhir anda belajar menjadi leader. Oleh karenanya teruslah berlatih menjadi seorang pemimpin. Pemimpin yang baik adalah ia yang mau dipimpin dikala ia adalah pemimpin dalam suatu organisasi ditempat lain.

Semoga bermanfaat dan semoga Student Government Universitas Narotama Surabaya 2016 terus lebih baik.

Sampai jumpa dan Semangat dengan loyalitas dan totalitas.

Baca Selengkapnya →Video Motivasi - Leadership

Sabtu, 19 Maret 2016

Organisasi Mahasiswa Sebagai Sebuah Tempat Aktualisasi Pembelajaran & Pengabdian

(Gambar source : http://students.telkomuniversity.ac.id/wp-content/uploads/2015/04/mahasiswa-paradigma.jpg)

Secara harfiah, mahasiswa terdiri dari 2 penggalan kata, yaitu maha yang berarti tinggi, serta siswa yang berarti orang yang menuntut ilmu, sehingga mahasiswa dapat diartikan sebagai orang yang menuntut ilmu di tingkat pendidikan yang lebih tinggi. Menjadi mahasiswa adalah kesempatan yang sangat sayang untuk tidak dimaksimalkan, karena dari sekian banyak para lulusan sekolah menengah atas, hanya sebagian kecil yang dapat meneruskan ke jenjang perguruan tinggi.
Banyak hal yang menyebabkan terjadinya fenomena kecil namun penting untuk dikaji ini, masalah yang paling mudah ditemui dalam hal ini adalah ekonomi. Biaya pendidikan yang mahal, lalu terkait dengan kondisi ekonomi kebanyakan masyarakat di Indonesia yang rata – rata masih ber ekonomi “pas – pasan” (menengah). Maka dari itu dapat disimpulkan betapa beruntungnya para kaum – kaum muda yang dapat melanjutkan dan bergelut ke dunia intelektual ini, selain hal keberuntungan, tanggung jawab sosial pun diemban oleh para kaum muda ini, karena begitu banyak dan besar harapan masyarakat akan implementasi daya intelektual yang nantinya harus idilakukan dan diaktualisasikan di lingkungan masyarakat oleh para mahasiswa kepada masyarakat.
Namun secara umum kesempatan menjadi Mahasiswa yang diterima oleh sebagian kecil kalangan kaum muda, seharusnya bisa dimaksimalkan dengan baik oleh mereka. Dalam artian disini, para mahasiswa yang sudah mendapatkan kesempatan emas tersebut seharusnya bisa melihat semacam peluang yang terbuka lebar untuk dapat mengembangkan potensi dan kemampuan dirinya ketika ia menjabat status sosial sebagai mahasiswa. Hal tersebut tentunya mutlak dan seharusnya diketahui oleh para mahasiswa, karena banyak nilai lebih yang didapatkan oleh setiap orang ketika menjabat status sosial sebagai mahasiswa. Seperti contohnya label – label yang melekat pada diri seorang mahasiswa di lingkungan masyarakat yang begitu, katakanlah sangat tinggi dihadapan masyarakat, seperti label sebagai agent of change, kaum intelektual, dan sebagainya, merupakan label yang sangat penting untuk kita maksimalkan dan disejajarkan dengan tanggung jawab sebagai seorang mahasiswa. Lalu contoh lagi dalam konteks usia, rata – rata usia mahasiswa adalah usia emas setiap manusia dalam melakukan aktivitas sehari – hari, melalui kondisi tubuh yang masih sangat fit di usia ini dan kemampuan otak atau daya pikir yang masih maksimal, melalui kedua hal tersebut mahasiswa dapat dengan mudah untuk melakukan aktivitas sehari – hari apapun bentuknya dengan maksimal. Kedua hal tersebut adalah sebagian kecil dari banyaknya nilai lebih yang diterima seseorang ketika menyandang status sebagai mahasiswa.
Satu hal penting disini berkaitan mengenai nilai lebih seseorang ketika menyandang status sebagai mahasiswa adalah, ketika kita menyandang status sebagai mahasiswa otomatis apapun bentuknya kita akan memasuki ranah sistemik yang saling terkait dengan hak dan kewajiban kita sebagai seorang mahasiswa, dalam hal ini contohnya adalah keterkaitan seorang mahasiswa secara sosial dengan lingkungan sekitarnya termasuk teman – temannya, keluarga dan masyarakat sekitar, lalu contoh yang kedua adalah keterkaitan mahasiswa secara sistem dengan institusi (kampus) lalu dengan wadah – wadah (organisasi) yang mungkin diikuti oleh beberapa mahasiswa. Nah mengenai wadah atau yang lebih spesifik dikenal dengan organisasi inilah hal penting tersebut. Kalau pada awal tadi dijelaskan bahwa menjadi mahasiswa adalah sebuah kesempatan, lalu bagaimana dengan mengikuti organisasi kemahasiswaan? Dalam hal ini masuk organisasi adalah sebuah pilihan yang diberikan ketika kita telah mendapatkan kesempatan menjadi mahasiswa. Hal tersebut tentu mutlak akan terus seperti itu, karena pada dasarnya setiap mahasiswa berhak menentukan jalan hidup akademik nya masing – masing dimanapun ia berada, banyak anggapan dan perspektif dari kalangan akademisi, masyarakat umum, dan mahasiswa itu sendiri mengenai keberadaan organisasi mahasiswa ini (baik ekstra kampus ataupun intra kampus). Ada yang berpandangan negatif dan juga positif, yang berpandangan negatif melihat bahwa keberadaan organisasi mahasiswa ini hanya akan menghambat proses perkuliahan dan kegiatan para mahasiswa dikampus, karena dengan berorganisasi akan semakin banyak waktu yang dibagi oleh mahasiswa tersebut, sedangkan menurut orang – orang yang berorientasi seperti ini menjelaskan siklus perkuliahan yang baik dan benar adalah, mahasiswa datang kekampus lalu masuk kelas (kuliah) pulang lalu belajar, lulus secepatnya lalu bekerja, maka dari itu mahasiswa harus bisa berkonsentrasi penuh dengan kuliah dan pelajarannya agar semua hal tersebut bisa berjalan dengan lancar. Lalu bagaimana perspektif para kaum yang menganggap positif keberadaan organisasi mahasiswa tersebut? Di pihak ini beranggapan bahwa keberadaan organisasi mahasiswa merupakan hal penting dan kesempatan baik bagi mahasiswa untuk dapat mengembangkan potensi dirinya, orang – orang disini beranggapan bahwa hanya kurang lebih sekitar 40 % ilmu yang di dapat di bangku kelas, sisanya mahasiswa harus mencari hal tersebut diluar, dan otomatis organisasi mahasiswa adalah tempat yang paling pas untuk mendapatkan itu semua.
Pada dasarnya kedua hal tersebut memiliki pandangan yang sama – sama positif mengenai peran dan fungsi mahasiswa sesuai dengan pembenaran masing – masing perspektif tersebut. Namun yang jadi pertanyaan disini adalah, apakah cukup dengan hanya mengandalkan ilmu dari perkuliahan dan indeks prestasi (IP & IPK) yang tinggi untuk mengarungi kehidupan pasca kuliah dan wisuda? Nampaknya tidak. Dunia kerja yang akan digeluti oleh alumnus perguruan tinggi tidak bisa diarungi dengan dua modal itu saja. Ada elemen yang lebih penting, yakni kemampuan soft skill. Kemampuan ini terkait dengan kemampuan berkomunikasi dan bahasa, bekerja dalam satu tim, serta kemampuan memimpin dan dipimpin. Kapabilitas soft skill ini tidak diajarkan lewat bangku kuliah. Namun, bisa didapatkan melalui organisasi-organisasi mahasiswa, diantaranya Organisasi Intra Kampus seperti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM), Senat Mahasiswa (SEMA), Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Lewat media inilah seorang mahasiswa bisa menempa diri, belajar berkomunitas, dan berinteraksi dengan banyak pemikiran.
Hal yang coba ditegaskan di sini adalah keberadaan organisasi mahasiswa menjadi penting karena kemanfaatannya kembali kepada mahasiswa itu sendiri. Mungkin ada yang takut ketika masuk organisasi waktunya untuk belajar akan terganggu yang pada akhirnya berpengaruh kepada lamanya studi. Dapat dikatakan memang ada sebagian mahasiswa yang lalai kuliah akibat terlalu sibuk mengurus organisasi. Tapi kenyataan juga membuktikan, tidak sedikit penggiat organisasi yang berhasil lulus tepat waktu, dan dengan indeks prestasi yang sangat memuaskan. Jadi semua ini hanyalah masalah manajemen waktu. Selain berfungsi sebagai pembelajaran diri, organisasi mahasiswa merupakan wahana bagi mahasiswa berempati dengan situasi yang terjadi di masyarakat. Negara berkembang seperti Indonesia, banyak dihadapkan masalah-masalah sosial terutama menyangkut kesenjangan ekonomi, kecurangan, ketidakadilan, dan ketidakstabilan politik. Organisasi mahasiswa membawa para anggotanya bersinggungan langsung dengan persoalan-persoalan ini, sekaligus mengugah rasa kritis untuk mencari solusi atas apa yang terjadi. Organisasi mahasiswa menjembatani domain menara gading kampus yang elitis dengan ruang masyarakat. Sehingga, ketika terbiasa menghadapi problem kehidupan, mahasiswa tidak lagi canggung bergumul dengan ruang baru, baik di masyarakat maupun di dunia kerja selepas lulus dari perguruan tinggi.
Menjadi mahasiswa adalah kesempatan, masuk organisasi adalah pilihan, setiap mahasiswa berhak memilih pilihannya atau tidak, begitu pula dengan setiap organisasi mahasiswa yang ada, kesemuanya (baik organisasi intra ataupun ekstra kampus) berhak berkumpul dan mendirikan organisasi atau perkumpulannya masing – masing sesuai yang dijelaskan dalam UUD 1945 dalam pasal 28E yang berbunyi : Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul dan,mengeluarkan pendapat. Pasal 28F yang berbunyi : Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia.
Kebebasan berkumpul sudah dijamin dalam undang – undang, dan berlaku untuk seluruh perkumpulan dan warga negara yang ada, begitu juga pada konteksnya dengan organisasi mahasiswa yang merupakan wadah setiap mahasiswa untuk mengaktualisasikan pembelajaran yang telah didapat dan pengabdiannya ke lingkungan masyarakat dari pembelajaran tersebut. Hal tersebut seharusnya mutlak ada dan dilakukan oleh setiap organisasi mahasiswa dan mahasiswa yang berorganisasi, demi terciptanya aktualisasi nyata ilmu yang didapat oleh para mahasiswa baik dari bangku kuliah ataupun organisasinya, agar terciptanya keseimbangan peran dan fungsi mahasiswa baik untuk masyarakat dan juga dirinya sendiri sebagai seorang manusia.

Semoga bermanfaat dan Selamat beraktualisai diri..


Baca Selengkapnya →Organisasi Mahasiswa Sebagai Sebuah Tempat Aktualisasi Pembelajaran & Pengabdian

Rabu, 09 Maret 2016

Video Inspiratif, Ayahku Seorang Pembohong Demi Kebahagiaanku



Video kali ini datangnya dari salah satu negara Asia yang merupakan video inspiratif tentang seorang ayah yang berbohong demi kebahagiaan anaknya. 

Nilai inspiratif yang dapat kita petik dan pelajari bersama adalah betapa besarnya pengorbanan orang tua, kita sebagai anak yang hanya tahu tentang keinginan kita terpenuhi atas yang kita minta. tetapi tahukah kita saat itu orang tua kita dalam memproses keinginan yang kita minta seperti apa, pengorbanan apa saja yang telah ia korbankan, Ayah dan ibu kita tidak menceritakan kepada kita betapa sulitnya dan relanya seorang orang tua membahagiakan anaknya.

Semoga dengan tayangan-tayangan inspiratif ini dapat memberikan kita suatu ingatan yang terus selalu terbenak dalam pikiran kita dan harus selalu kita lakukan, dimana kita sekarang telah meranjak dewasa, anak-anak menjadi remaja, dan remaja menjadi dewasa, dan sebentar lagi juga akan menjadi orang tua. Jadi sayangilah kedua orang tua kita, kasihi mereka, jangan pernah sakiti kedua orang tua kita karena dalam ajaran agama Islam pun telah diterangkan bahwasanya anak yang sholeh adalah amalan yang begitu besar untuk dapat meraih kedalam surganya Allah SWT. 

Semoga bermanfaat. Terima kasih.

Baca Selengkapnya → Video Inspiratif, Ayahku Seorang Pembohong Demi Kebahagiaanku

Selasa, 08 Maret 2016

Video Inspiratif, Kisah Cinta Seorang Ayah Bisu Kepada Anaknya


Video ini saya temukan di google dan menurut saya pribadi video ini memberikan selalu ingatan kepada kita bahwa begitu besar pengorbanan orang tua kepada diri kita. Dalam keadaan apapun dan bagaimanapun orang tua kita adalah orang tua yang selalu menyayangi dan berkorban apapun untuk diri kita dari sejak kita kecil hingga dewasa. Demikian pesan pribadi yang dapat saya sharingkan kepada teman-teman.

Semoga bermanfaat. Terima kasih.

Baca Selengkapnya →Video Inspiratif, Kisah Cinta Seorang Ayah Bisu Kepada Anaknya

Senin, 07 Maret 2016

Video Mengharukan : Kisah Ayah Ketika Terpaksa Harus Pergi


Sayangilah kedua orang tua kita, tanpa terkecuali, sampai kapanpun dan dimanapun.

Semoga bermanfaat.. Terima kasih.


Baca Selengkapnya →Video Mengharukan : Kisah Ayah Ketika Terpaksa Harus Pergi

Minggu, 06 Maret 2016

Video Motivasi : Sebuah Renungan Kehidupan


Video motivasi ketika harapan tak kunjung sesuai menjadi kenyataan, cobalah untuk mengevaluasi diri. Semoga video berikut dapat bermanfaat memberikan inspirasi dan kebaikan untuk kehidupan kita.

Semoga bermanfaat.. Terima kasih.


Baca Selengkapnya →Video Motivasi : Sebuah Renungan Kehidupan

Motivasi Sebuah Mimpi


Berikut adalah video motivasi dari sebuah mimpi, jadikan perjalanan untuk meraih mimpi sebagai sebuah proses belajar.

Semoga bermanfaat untuk kehidupan kita.. Terima kasih.


Baca Selengkapnya →Motivasi Sebuah Mimpi

Sabtu, 27 Februari 2016

Ingatlah Ketika Orang Tua Juga Memiliki Masa Sulit Saat Membesarkan Anda


Ada seorang pria tua ringkih memutuskan untuk tinggal dengan anak laki-lakinya. Anak laki-lakinya sudah menikah dan mempunyai anak berusia empat tahun. Kakek tersebut mempunyai tangan gemetaran, penglihatan yang kabur dan jalannya pun tertatih-tatih. Pada suatu malam keluarga ini makan bersama di meja makan. Tetapi karena tangannya gemetar dan penglihatannya yang mulai kabur, membuat kakek ini lebih sulit saat makan. Makanan di sendoknya terjatuh ke lantai. Ketika kakek tersebut berusaha mengambil gelas susunya, susunya tumpah dan meja 
menjadi kotor. Anak laki-laki dan menantunya merasa jengkel dengan kekacauan yang ditimbulkan oleh ayah mereka.

Anak laki-lakinya berkata ke istrinya, "Kita harus melakukan sesuatu terhadap ayah."
Istrinya menjawab "Kita tidak punya cukup susu untuk ditumpahkan, makannya berisik, aku capek membersihkan makanan yang berserakan di lantai."

Akhirnya anak laki-laki dan istrinya mengatur sebuah meja makan kecil di sudut ruangan, di meja itu sang kakek menghabiskan makanannya sendirian sedangkan anggota keluarga lain makan di meja makan bersama-sama. Makanan untuk kakek disajikan dalam mangkuk plastik, demikian juga dengan air minumnya ditempatkan pada gelas plastik agar tidak pecah saat jatuh.

Ketika anak laki-laki dan menantunya melirik ke sudut tempat si kakek makan, terlihat air mata menggantung di pelupuk matanya, namun justru sang anak memberikan peringatan tajam, jangan lagi sampai ada sendok atau mangkuk yang jatuh. 

Suatu ketika pada malam hari, cucu si kakek bermain di lantai terlihat asik bermain dengan mangkuk kecil mainan yang terbuat dari plastik. Sang ayah bertanya kepada anaknya, "apa yang sedang kau kerjakan nak?" 
dan si kecil pun menjawab dengan polos,"Oh, aku membuat mangkuk kecil untuk papa dan mama, nanti akan kuberikan sebagai tempat makan papa dan mama saat aku sudah besar nanti."

Kata-kata ini begitu terasa menyesakkan hati, tanpa mampu mengeluarkan sepatah katapun, air mata suami istri ini mengalir deras, menyadari apa yang sudah mereka lakukan pada ayah mereka. Akhirnya malam itu juga, sang anak memegang tangan ayahnya dengan lembut dan membawanya kembali ke meja makan keluarga dan tak mempedulikan lagi meskipun sang ayah menjatuhkan sendok atau meja makan jadi kotor.

Anda menuai apa yang Anda tabur. Terlepas bagaimanapun hubungan Anda dengan orang tua Anda, suatu saat Anda akan kehilangan mereka untuk selamanya. Jangan sampai menyesal ketika hal itu terjadi, maka dari sekarang selalu hormati, peduli, dan cintai mereka. Ingatlah ketika mereka juga melampaui masa-masa yang sulit ketika mereka membesarkan Anda.

Semoga bermanfaat..

Baca Selengkapnya →Ingatlah Ketika Orang Tua Juga Memiliki Masa Sulit Saat Membesarkan Anda

Tidak Akan Miskin Orang Yang Membelanjakan Hartanya Untuk Membahagiakan Orang Tuanya


Birrul Waalidain atau berbakti kepada orang tua merupakan salah satu sebab keberkahan hidup, Bahkan seorang anak yang mau berbakti pada kedua orangtuanya akan mendapatkan pahala yang sangat besar. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW pernah menyebutkan, Bahwa ada satu pintu khusus masuk ke surga yang disediakan untuk orang-orang yang berbakti kepada orang tua. 

الوالِدُ أوسطُ أبوابِ الجنَّةِ، فإنَّ شئتَ فأضِع ذلك البابَ أو احفَظْه 

“Kedua orang tua itu adalah pintu surga yang paling tengah. Jika kalian mau memasukinya maka jagalah orang tua kalian. Jika kalian enggan memasukinya, silakan sia-siakan orang tua kalian” (HR. Tirmidzi, ia berkata: “hadits ini shahih”) 

Oleh karena itu, Cintai dan sayangilah kedua orang tuamu, karena sebesar apapun harta yang kau keluarkan untuk mereka tidak akan pernah cukup untuk membalas kasih sayang dan perjuangan mereka kepada kita.

Bila seseorang bersedekah kepada Ibu Bapaknya, maka tidak terhitung besar pahala yang akan diperoleh orang itu dari Allah Azza Wa Jalla kelak di akhirat.

Sementara di dunia orang tersebut akan mendapatkan barokah dan rahmat Allah serta rezeki yang berlimpah sebagai bonus dari-Nya.

Tiada satupun sia-sia saat kita keluarkan sebagian rezeki kita untuk membahagiakan mereka.

Bila ada rezeki yang lebih, tidak akan rugi bila kita berikan pada mereka. Karena sebanyak apapun harta yang kita berikan pada mereka.

Tidak akan mampu menggantikan rasa sakit saat ibu mengandung, pertaruhan nyawa saat melahirkan, susahnya merawat, perjuangan dalam menjaga serta waktu dalam mendidik kita.

Begitupun dengan Bapak. Tidak akan bisa kita menggantikan rasa sakit semasa ia muda bekerja pagi sampai malam, lelahnya mencari nafkah untuk biaya sekolah, uang jajan, dan kebutuhan kita.

Agar kita tumbuh menjadi anak yang sehat, kuat, cerdas dan shaleh. Maka… jangan pelit untuk menyenangkan hati mereka.

Berikanlah kebaikan-kebaikan pada mereka, selagi mereka masih ada di dunia. Jika mereka telah tiada… tiada guna harta kita. Karena mereka tak bisa menikmatinya.

Dalam sebuah hadits riwayat Imam Muslim, Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

رغمَ أنفُ ، ثم رغم أنفُ ، ثم رغم أنفُ قيل : من ؟ يا رسولَ اللهِ ! قال : من أدرك أبويه عند الكبرِ ، أحدَّهما أو كليهما فلم يَدْخلِ الجنةَ

“Kehinaan, kehinaan, kehinaan“. Para sahabat bertanya: “siapa wahai Rasulullah?”. Nabi menjawab: “Orang yang mendapati kedua orang tuanya masih hidup ketika mereka sudah tua, baik salah satuya atau keduanya, namun orang tadi tidak masuk surga” (HR. Muslim)

Sahabatku.. Ingatlah.. Bahwa bentuk durhaka pada orang tua itu tidak mesti berupa perbuatan jahat, kasar atau kejam kepada orang tua, namun menyia-nyiakan mereka dan tidak berbakti kepada mereka juga merupakan bentuk durhaka kepada orang tua.

"Rabbighfirli waliwalidayya warhamhuma kama rabbayani shaghiran" 

Ya Rabb, ampunilah dosaku dan dosa ayah serta ibuku, kasihanilah mereka sebagaimana kasih mereka padaku sewaktu aku masih kecil.. Amiin

Semoga bermanfaat...


Baca Selengkapnya →Tidak Akan Miskin Orang Yang Membelanjakan Hartanya Untuk Membahagiakan Orang Tuanya

Jumat, 19 Februari 2016

Video Motivasi : Surat Seorang Ibu


       Video ini saya dapatkan dari google dan saya remake untuk memberi cover. Video ini juga pernah menjadi bahan tugas kuliah saya dulu saat dibangku kuliah semester 1 mata kuliah pendidikan karakter, tepatnya pada tahun 2011. Semoga bermanfaat dan memberikan inspirasi positif untuk kita semua. 

Berikut deskripsi sinopsis ceritanya :
             Kisah sebuah keluaga yang terdiri dari seorang ibu dan 2 orang anak laki – laki dan perempuan, sebut saja anak perempuan yang juga sebagai kakak ini bernama Ade dan adik laki – lakinya bernama Alu. Kisah/film pendek ini berasal dari Malaysia. Dalam sebuah kisah tersebut si ibu menuliskan atau berceritakan dalam sebuah surat yang nantinya kelak akan diberikan untuk anak-anaknya saat dewasa.Si ibu bercerita tentang tentang 15 tahun silam, saat itu ade berumur 7 tahun dan adiknya alu berumur 6 tahun. Ketika itu ibu dan kedua anaknyaini hidup dalam perekonomian yang sangat sederhana. Tapi kondisi tersebut si ibu tetap menyayangi kedua anaknya dalam kondisi apapun. Si ibu bercerita begitu cepatnya waktu ini berlalu. Saat itu pada suatu hari ibu dan kedua anaknya ade dan alu jalan - jalan ke sebuah area perkebunan, saat dalam perjalanan mau menuju pulang tiba – tiba kaki ade mengenai paku saat berjalan. Tiba – tiba ade berteriak untuk meminta tolong ke ibu. Saat itu ade berjalan di belakang ibu . “Ibu tolong, kakiku sakit” ucap ade dengan tangisan yang sambil menahan rasa sakit di kakinya. Lalu ibu yang saat itu berjalan membelakangi ade langsung menoleh kebelakang dan langsung sigap menolong ade. Ibu yang tak tega melihat kaki ade yang berdarah langsung menyobekkan sedikit kain sarung yang dipakainya untuk perban agar tidak terjadi infeksi pada kaki ade. Alu adik ade hanya bias menertawakan kondisi ade saat itu, karena usia mereka masihlah anak – anak.
            Lalu ibu segera menggendong ade karena tak tega kakinya yang masih sakit. Lalu di perjalanan pulang saat ade digendong oleh ibunya ade bercerita kepada ibunya kelak dia bercita – cita ingin menjadi dokter, agar kelak dia bisa mengobati ibunya dikala sedang sakit. Ibu mengaminkan dalam hati agar cita – cita ade dapat dikabulkan oleh Allah SWT. Tetapi saat itu juga si ibu berbicara dalam hati, akankah kelak meraka dewasa meraka bisa melakukan hal yang sama yakni merewat ibunya.
            Setelah sampai di rumah ibu menghampiri alu, adik bungsu dari ade yang sedang tampak merenung karena ia tidak percaya diri pada hasil lukisan yang dibuatnya itu kurang bagus. Lalu ibu mencoba menghibur  alu dan berkata “Walau ibu tak pernah melihat lukisan yang sangat bagus, tetapi lukisan alu adalah lukisan yang sangat bagus selama ibu lihat”. Ucap ibu. Lalu setelah alu menghibur alu akhirnya alu kembali tampak ceria dan melanjutkan kembali lukisan yang dibuatnya. Dalam lukisan itu alu melukis tentang keluarganya, yakni gambar ibu, ade kakaknya dan alu saat berjalan – jalan ke kebun. Lalu ibu bertanya kepada alu. “Apa cita – cita kamu kelak nak? “. Tanya ibu. Dan alu menjawab “Saya ingin menjadi seorang photographer bu’..”. jawab alu denga  penuh optimisme untuk meraih cita –citanya itu. Dan ibu pun mengaminkan dalam hati cita – cita yang di inginkan oleh alu.
            15 tahun kemudian saat itu ramadhan di tahun 2007. Ade dan alu sudah beranjak dewasa dan masing – masing telah merantau dalam sebuah kota. Ade akhirnya bisa mewujudkan cita – citanya yakni menjadi dokter, dan begitu juga dengan alu pun kini menjadi seoran photographer yang cukup tekenal. Saat itu ibunya tetap tinggal sendiri dirumah. Selama 5 tahun belakangan ini ibu merasa kangen akan suasana rumah saat berkumpul dengan kedua anak – anaknya. Hingga pada saat itu ibu yang tidak bisa lagi menahan rasa rindu kepada anak – anaknya, akhirnya ibu mencoba menghubungi alu melalui telepon dan menanyakan kapan ia akan pulang untuk menjenguk ibunya. Saat di telepon ibu berkata “Alu, kapan kamu pulang, ibu kangen sama kalian semua. 5 tahun lebaran ini kalian tak sedikitpun menjenguk ibu nak”. Tanya ibu sambil tak kuasa menahan rasa kengennya itu. Lalu saat itu alu yang sedang sibuk dalam acara pemotretan alu dengan mudahnya menjawab “Iya bu, saya masih sibuk sekarang, nanti saya akan menyusul menjenguk ibu”. Jawab alu dengan nada bicara ketidakpastian terhadap apa yang diucapkannya. Lalu ibu yang kesehariannya dalam kesepian karena ditinggal anak – anaknya. Ibu pun selalu mengharap orang – orang yang lewa didepan rumahnya itu adalah kedatangan anak – anaknya. Tapi beberapa hari kemudian saat ibu bangun tidur ibu batuk dan mengalami sesak nafas dan merasa dirinya seperti tidak bisa hidup lebih lama lagi. Lalu akhirnya ibu mencoba menghubungi ade melalui telepon dan berkata kepada ade “Ade kapan kamu pulang nak..ibu disini sendirian, kangen sama kalian semua. Kondisi ibu sekarang sakit – sakitan nak, ibu butuh perawatan dari kalian semua”. Ujar ibu sambil menangis. Dan ade pun lagi – lagi menjawab dengan mudahnya “Sebentar bu..nanti saya telepon lagi,ada pasien yang sedang kritis membutuhkan perawatan segera”, jawab ade dengan rasa seolah – olah tidak peduli dengan tangisan Tanya dari ibunya sambil menutup telepon dari ibunya. Dan di beberapa hari kemudian saat ibu hendak sholat, ibu menuliskan sebuah surat untuk pesan terhadap anak – anaknya kelak jika ibu telah tiada meninggalkan meraka.dalam surat itu ibu berpesan ade dan alu walau ibu sudah tiada kalian harus rukun.harus selalu bersama – sama, karena kita adalah keluarga dan untuk alu, alu belum membuat album foto keluarga kita nak. Hanya lukisan alu itu yang ibu simpan baik – baik hingga saat ini. Lalu seusai sholat ibu merasa bahwa dirinya sudah tidak bisa bertahan hidup lebih lama lagi. Dan saat dzikir ibu tiba – tiba tersandar ke tembok dan melepaskan tasbih yang sedang ia pegang sambil melemas seperti hendak pingsan sambil menyebut nama ade dan alu, ibu sayang sama kalian walau sampai kapanpun. Dan akhirnya si ibu menghmbuskan nafas terakhirnya saat itu. Dan bebeapa hari kemudian ade dan alu yang mengetahui inormasi bahwa ibunya telah tiada meraka langsung pulang kerumah bersaman dengan rasa tangis dan sesal saat meraka tahu ibunya telah dimakamkan. Dan meraka hanya bisa melihat surat dari pesan ibunya untuk keterahir kalinya. Mereka hanya menangis dan meyesalkan waktu yang ia gunakan selama kesibukan krjanya tak sedikit pun meluangkan waktu untuk menjenguk ibunya.

             Hikmah pribadi yang bisa saya ambil dari kisah ini adalah kadang kita sering melupakan jasa – jasa ibu kita yang telah membesarkan dan merawat kita dari kecil hingga dewasa, hingga kita menggapai cita – cita yang kita harapkan dan inginkan. Kita kadang tidak pernah memikirkan jasa apa yang kita lakukan untuk membalas jasa ibu kita selama ini. Maka dari itu kita sungguh terlalu dan hina jika kita semena – mena membantah ibu kita apalagi sampai kita melawan ibu kita. Saya pribadi inigin sekali kelak saya telah sukses  orang yang akan saya bahagiakan sebelum saya adalah ibu khususnya keluarga. Karena tanpa meraka saya bikanlah apa – apa. Hal yang membuat saya bahagia dalam hidup saya selain bersama pasangan atau pacar adalah kebahagiaan saat berkumpul bersama keluarga. Ibu, ayah, adik ,nenek dan keluarga besar lainnya. Kebahagiaan itu tidak bisa saya bandingkan dengan kebahagiaan lainnya. Apalagi jika saya merenung tentang jasa – jasa keluarga apalagi ibu kita yang memperjuangkan saya hingga seperti sekarang ini. Saya beroptimis untuk membahagiaan keluarga saya. Terima kasih…semoga kisah ini bisa memberi manfaat untuk kita semua.
Baca Selengkapnya →Video Motivasi : Surat Seorang Ibu

Rabu, 03 Februari 2016

Motivasi : Pesan untuk Mahasiswa - Anies Baswedan



Video ini saya dapatkan saat saya mengikuti LKMM-TM (Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa - Tingkat Menengah), saat itu Direktur Kemahasiswaan Universitas Narotama Surabaya mengisi salah satu materi di LKMM TM yang dilaksanakan pada tanggal 29, 30, 31 Januari 2015 di Desa Claket Pacet Mojokerto. Saat video ini ditayangkan video yang berdurasi 08 menit 29 detik ini sangat bergitu menginspirasi bagi seluruh peserta LKMM TM yang saat itu menyaksikan, termasuk saya yang sangat terasa untuk diri saya sendiri. Saya menjadi teringat masa-masa selama 4 tahun yang lalu dimana saya menjadi mahasiswa S1 Sistem Komputer di Universitas Narotama di tahun 2011, dan pada tahun 2012 saya mulai masuk dalam organasisasi kemahasiswaan di Universitas Narotama yang disebut dengan Student Government.  Saat-saat itu hingga saya dinyatakan lulus dari saat wisuda semua hal masih teringat tentang perjuangan saya mulai menjadi anggota, ketua kegiatan, hingga menjadi gubernur BEM Fakultas atau istilah lainnya adalah ketua BEM, tidak hanya sampai itu menjadi Steering Comitte (SC) pun saya pernah saat saya selesai dari masa jabatan saya sebagai gubernur BEM fakultas Ilmu Komputer periode 2013-2014 kemudian dipilih oleh Kepala Kemahasiswaan saat itu di tahun 2015 untuk menjadi SC dalam kegiatan Masa Orientasi Mahasiswa (MOM) 2015, sebelum dari itu pada tahun 2014 saya juga pernah dipilih oleh Gubernur BEM fakultas ilmu komputer periode 2014-2015 untuk menjadi SC dalam kegiatan pengkaderan fakultas yaitu Kemah Bhakti Akademik (KBA) 2014. Pengalaman demi pengalamn saya dapatkan. tidak hanya sekali saya belajar memantaskan diri sebagai ketua dalam kegiatan-kegiatan internal kampus, tidak juga hanya sekali saya menjadi SC dalam kegiatan-kegiatan Fakultas, dan Universitas. Hingga pada tahun 2015 saya dipanggil kembali oleh Direktur Kemahasiswaan untuk menjadi salah satu pemateri di kegiatan Universitas yaitu LKMM-TD (Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa - Tingkat Dasar) yang dilaksanakan pada bulan januari tahun 2015 dan bulan november tahun 2015.

Segala hal yang pernah saya dapatkan, alami, merasakan, serta melakukannya menjadi catatan sejarah untuk adik-adik penerus saya. Segala hal yang telah saya lakukan semoga menjadi sesuatu yang bermanfaat pada masa regenerasi yang akan datang, 

Hal-hal yang saya alami sebelum dan sesudah saya mengikuti organisasi di Univiersitas Narotama diantaranya :
1. Dulu saya tidak bisa berbicara didepan umum/publik. Karena proses pembelajaran, latihan serta edukasi dari Direktur Kemahasiswaan yang dengan sabar mengajari saya hingga saya menjadi seperti sekarang. Saya sudah tidak gerogi lagi saat saya mengisi acara-acara atau menjadi pemateri di Universitas Narotama.

2. Ilmu kesabaran saya begitu meningkat, karena mulanya saya sangat tempramental, emosional, dan arogan terhadap suatu keputusan. Karena proses pembelajaran yang saya alami langsung ketika saya terjun sebagai ketua kegiatan, gubernur BEM fakultas, Steering Comitte (SC), hingga menjadi pemateri. Saya banyak belajar dari team saya, rekan antar fakultas, dengan atasan dan menerima saran dari alumni maupun senior saya.

3. Attitute dan sikap saya dulu sebelum aktif di organisasi begitu pemalu. Kini saya banyak belajar dari Direktur Kemahasiswaan tentang bagaimana menghadapi orang lain, gaya bicara, dan gaya bersikap. Alhamdulillah 4 tahun adalah proses yang panjang secara waktu, tapi semuanya tidak terasa membawa saya ke arah yang lebih baik, tentunya dalam hal softskill yang saya miliki saat ini.

Untuk para regenerasi adik-adik kelas saya yang membaca postingan ini. semoga kalian banyak belajar, mau mengembangkan potensi yang kalian tidak ketahui sebelumnya. 

Ilmu tak hanya akademis, tetapi juga non akademis, Attitude berbicara, berifikir dan bersikap adalah bentuk dari hasil proses pembelajaran apabila kita mau mengembangkannya lebih dari sekarang yang kita ketahui dan kita miliki.

Jangan berputus asa, jangan mudah kecentok apabila diluar sana atau bahkan teman-teman atau sahabat-sahabat kita memiliki pola pemikiran yang bertolak belakang dengan kita tentang belajar berorganisasi. Teruslah belajar karena ilmunya akan bermanfaat untuk kita sendiri dan Allah SWT akan meningkatkan derajat kita dengan seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan kemampuan yang kita miliki.

Apabila teman-teman kecentok dengan sikap team, orang lain terhadap hal yang akan kita lakukan, jangan menyerah, itulah tantangannya. karena sejatinya menjadi pemimpin itu lebih banyak dibenci daripada disukai.

Selamat berjuang adik-adikku regenerasi Student Government Universitas Narotama. Kesuksesanmu akan diperoleh bagaimana kalian dapat memaksimalkan potensi selama kalian menjadi mahasiswa,

Saya akan bercerita pada kesempatan postingan lain selanjutnya tentang bagaimana perjalanan saya selama berorganisasi, tentunya lebih lengkap dari perjalanan singkat yang saya jelaskan di atas, 

Terima kasih dan semoga pengalaman ini bermanfaat...


Baca Selengkapnya →Motivasi : Pesan untuk Mahasiswa - Anies Baswedan

Senin, 01 Februari 2016

Motivasi : Bahagia itu dari Diri Kita Sendiri Dalam Mensyukuri Segala Hal


Baca Selengkapnya →Motivasi : Bahagia itu dari Diri Kita Sendiri Dalam Mensyukuri Segala Hal

Kisah Hikmah Seorang Ayah dan Anak


Seorang anak sedang berkendara dengan ayahnya menuju suatu tempat.

Setelah beberapa kilometer, tiba-tiba awan hitam datang bersama angin kencang. Langit menjadi gelap dan beberapa kendaraan mulai menepi.

"Bagaimana ayah ? Kita berhenti ?" Tanya sang anak.

"Teruslah mengemudi!" Kata sang ayah.

Langit makin gelap, angin bertiup makin kencang. Hujan pun turun dengan deras. Beberapa pohon bertumbangan, suasana menjadi sangat menakutkan.

"Ayah..?" Ucap anak ragu.

"Teruslah mengemudi, tingkatkan perhatian dan lebih waspada!" Kata sang ayah sambil terus melihat kedepan.

Si anak tetap mengemudi dengan bersusah payah. Hujan lebat menghalangi pandangan. Anginpun mengguncangkan mobilnya.

Si anak mulai takut. Tapi dia tetap mengemudikan mobilnya secara perlahan sesuai perintah ayahnya.

Setelah melewati beberapa kilometer ke depan, hujan mulai reda & angin mulai berkurang.

Setelah beberapa kilometer lagi, sampailah mereka di tempat yang kering & mereka melihat matahari muncul dari balik awan.

"Silahkan kalau mau berhenti dan keluarlah" kata sang ayah.

"Kenapa sekarang?" Tanya si anak.

"Tengoklah ke belakang agar engkau bisa melihat seandainya engkau tadi berhenti di tengah badai itu."

Si anak berhenti & keluar dari mobil itu. Lalu dia melihat jauh ke belakang, disana badai masih berlangsung.

Si anak lalu membayangkan bila mereka berhenti dan terjebak. Mereka pasti terjebak dalam suatu ketakutan karena tak tahu kapan badai akan berakhir dan apa yang terjadi selanjutnya.

Jadi Jika kita menghadapi "badai" kehidupan, maka teruslah berjalan. Jangan pernah berhenti, jangan pernah putus asa.

Kita tidak pernah berjalan sendiri, ada DIA yang selalu menyertai kita dan akan memberikan jalan keluar yang terbaik pada saat yang tepat.

" AKU menurut persangkaan hambaku"

Artinya kalau kita melihat sesuatu kejadian atau musibah yang menimpa kita dan kita selalu bersangka baik kepada ALLAH, bhw kejadian itu hanya bersifat sementara dan akan indah pada waktunya.

Maka yakinlah bhw sesuatu yang indah akan menjelma dan mewujud dalam bentuk yg sebaik2nya, baik menurut-NYA dan pasti baik juga buat kita semua....

Moga bermanfaat sebagai pembelajaran utk kita semua.


Referensi : Google+

Baca Selengkapnya →Kisah Hikmah Seorang Ayah dan Anak

Jumat, 22 Januari 2016

Video Motivasi : Cinta yang Agung


Baca Selengkapnya → Video Motivasi : Cinta yang Agung

Video Motivasi : Pemimpin Sejati - Servant Leader


Baca Selengkapnya →Video Motivasi : Pemimpin Sejati - Servant Leader

Kamis, 21 Januari 2016

Video Motivasi : Kisah Pohon Apel


Baca Selengkapnya → Video Motivasi : Kisah Pohon Apel