Selasa, 08 Juni 2010

Distribusi LINUX


       Distro Linux adalah sebutan untuk sistem operasi yang menggunakan kernel Linux. Siapa sangka linux yang dulu tidak ada apa-apanya dapat berkembang dengan pesat dan begitu cepat seperti sekarang ini. Sekarang ada begitu banyak distro linux yang berkembang di seluruh dunia.  Ada yang bertahan dan semakin besar hingga menghasilkan banyak tdistro urunan nya. Distribusi linux ini bisa berupa perangkat lunak bebas dan juga bisa berupa perangkat lunak komersial seperti Red Hat Entreprise dan Suse Linux dan lain-lain.
Kenapa ada begitu banyak Linux?
Mungkin sebagian dari kita bertanya-tanya mengapa ada begitu banyak linux? Ada fedora, ubuntu, slackware, redhat, suse, debian, archlinux, centos, IGOS dan lain-lain. Perlu diketahui merek-merek yang dituliskan itu adalah merek distro dari linux, bukan nama-nama sistem operasi linux  Sebenarnya linux itu cuma ada satu, yaitu sistem operasi yang menggunakan kernel Linux.
Lalu setelah mengetahui distro linux yang beragam, mungkin akan terlintas dibenak kita kenapa ada banyak distro linux?
Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa linux bersifat open source yang mana kode sumbernya memungkinkan untuk dilihat dan dimodifikasi seperlunya sesuai dengan kebutuhan.  Hal inilah yang memberikan motivasi bagi banyak developer linux di seluruh dunia untuk mengembangkan kreatfitas dan imajinasinya dalam mengembangkan linux menurut gaya dan keinginan mereka masing-masing. Para developer ini membuat kelompok komunitas tersendiri dalam merencanakan dan mengimplementasikan ide mereka menjadi sebuah distro linux. Masing-masing mendefinisikan ekstensi paket aplikasi yang digunakan, manajemen paket aplikasinya, struktur direktori, fokus penggunaan distro, dan hal-hal lain yang dianggap penting untuk membuat sebuah sistem operasi yang handal. Parameter inilah yang kemudian banyak membedakan suatu distro linux dengan distro linux lainnya.
Dari begitu banyak distro dan turunan linux yang berkembang, perkembangan tersebut tidaklah lepas dari pengembangan distro linux besar yang utama yaitu :
Distribusi Linux berbasiskan Debian
Distribusi linux berbasis debian ini menggunakan ekstensi .deb dalam paket aplikasinya. Pada awalnya merupakan konsep distribusi linux dari Debian, namun seiring waktu perkembangannya menghasilkan begitu banyak turunannya. Salah satu yang populer dari turunan debian misalnya Ubuntu dengan slogannya “Linux for human beings” (Linux untuk kemanusiaan), atau BlankOn Linux yang dikembangkan oleh para pecinta open source Indonesia.
Berikut daftar distro linux yang berbasis Debian :
Distribusi turunan debian lainnya, selengkapnya dapat dilihat di www.debian.org.
Distribusi Linux berbasiskan RPM
RPM merupakan singkatan Redhat Packet Manager. Paket aplikasi pada distro ini menggunakan ekstensi .rpm. Awalnya distribusi ini dikembangkan oleh Ethan “E$” Cohen di RedHat untuk RedHat Linux. Sekarang RPM ini banyak digunakan oleh distro linux yang menghasilkan distro turunan lainnya. Redhat Entreprise yang menggunakan RPM ini sepenuhnya salah satu distro handal komersial yang memberikan dukungan entreprise bagi penggunanya. Selain distro dengan dukungan entreprise, developer Redhat juga mengembangkan Fedora untuk versi gratis untuk komunitasnya. Selain itu, ada juga IGOS  yang dikembangkan di Indonesia melalui LIPI, yang juga mengadopsi konsep RPM ini.
Berikut daftar distro yang berbasis RPM :
  Informasi lainnya dapat dilihat di website RPM.
Distribusi Linux berbasiskan Slackware
Slackware merupakan distro linux awal dan merupakan distro paling tua yang masih ada hingga sekarang. Slackware dibuat oleh Patrick Volkerding. Tujuan awalnya pembuatan slackware ini adalah stabilitas dan kemudahan design, dan membuat sebuah turunan linux yang mirip dengan Unix. Manajemen paket aplikasi yang unik dari slackware ini menggunakan tarbals yang diringkas gzip, secara umum menggunakan ekstensi .tgz dan .txz. Situs resminya www.slackware.com.
Berikut daftar distribusi linux yang berbasis Slackware :
Distribusi Linux bebas lainnya
Distribusi linux ini menggunakan manajemen paket tersendiri, bisa jadi merupakan gabungan dari konsep yang telah ada ataupun tidak sama sekali.
  • Arch Linux (dengan sistem manajemen paket Pacman)
  • Coyote Linux (distro Router/firewall)
  • CRUX (menggunakan manajemen paket berbasis tar.gz yang sederhana, BSD-style initscripts)
  • DD-WRT (embedded firewall)
  • DeLi Linux (kombinasi Slackware dan CRUX)
  • Devil-Linux (distro firewall/router/server)
  • DSLinux (Linux untuk Nintendo DS)
  • dyne:bolic (instalasi software baru cukup dengan menyalin [copy] ke direktori tertentu)
  • Familiar Linux (distro untuk iPAQ handhelds)
  • Fli4l (distro yang muat dalam satu floppy disk)
  • Foresight Linux (menggunakan sistem manajemen paket Conary)
  • FREESCO (router)
  • GeeXboX (media center)
  • GoboLinux (manajemen paket sendiri yang menggunakan symlink)
  • Hikarunix (distro khusus untuk main Go)
  • IPCop (distro Router/firewall)
  • iPodLinux (linux untuk Apple iPod berbasis µCLinux kernel)
  • Jlime (distro untuk HP Jornada 6xx dan 7xx dan NEC MobilePro 900(c) handhelds)
  • Lunar Linux (distro berbasis source code)
  • MCC Interim Linux (mungkin ini distro Linux pertama; dibuat oleh Manchester Computing Centre di bulan February 1992)
  • MkLinux distro untuk PowerPC, menjalankan Linux kernel sebagai server di atas Mach microkernel)
  • Mobilinux (buatan Montavista untuk smartphones)
  • MontaVista Linux (embedded systems distro buatan MontaVista Software)
  • NASLite (distro floppy-disk untuk menjalankan perangkat Network Attached Storage / NAS)
  • Nitix (autonomic server buatan Net Integration Technologies Inc.)
  • OpenWrt (embedded firewall)
  • Pardus (buatan Turki; menggunakan sistem manajemen paket PISI, dan COMAR configuration framework)
  • PS2 Linux (distro Sony Computer Entertainment unuk PlayStation 2 video game console)
  • Puppy Linux (sistem manajemen paket PetGet dan DotPup; tapi mulai versi 3 juga bisa menggunakan paket Slackware)
  • Rocks Cluster Distribution (untuk computer cluster = gabungan beberapa komputer menjadi satu super komputer)
  • rPath (menggunakan sistem manajemen paket Conary)
  • Sentry Firewall (firewall, server sistem)
  • SmoothWall (router/firewall)
  • Softlanding Linux System (salah satu distro tertua, dibangun tahun 1992-1994; basis awal Slackware)
  • Sorcerer (berbasis source code)
  • Source Mage GNU/Linux (berbasis source code)
  • Tinfoil Hat Linux (distro floppy-disk)
  • tomsrtbt (root boot disk)
Dari paparan tersebut di atas, sekarang sudah kita ketahui bersama bahwa ada begitu banyak distribusi linux. Bahkan kita pribadi pun dapat membuat sebuah komunitas developer linux dan mengembangkan ide kreatifitas sendiri terhadap linux menjadi sebuah distro turunan linux baru lainnya. Intinya adalah distro apapun yang kita gunakan, kita tetaplah menggunakan sebuah sistem operasi berbasis linux. Tinggal bagaimana kita memilih distro yang memiliki pengembangan yang cocok untuk kebutuhan kita sehari-hari dari pengembangan  distro yang ada, atau jika tidak ada yang cocok, kita dapat membuat dan merakit sendiri lingkungan linux yang diinginkan.
Baca Selengkapnya →Distribusi LINUX

Senin, 07 Juni 2010

Apa Itu LINUX ???

     Nama Linux merupakan kombinasi unik antara nama penciptanya dan nama sistem operasi yang menjadi targetnya (UNIX). Semuanya berawal dari sebuah sistem operasi bernama Minix. Minix dibuat oleh Profesor Andrew Tanenbaum.

Minix adalah sistem operasi mirip UNIX yang bekerja pada PC. Torvald adalah salah seorang mahasiswa di Universitas Helsinki yang menggunakan Minix. Walaupun cukup bagus, ia belum menganggap Minix memadai. Kemudian pada tahun 1991 ia membuat sistem operasi yang merupakan clone UNIX, yang diberi nama Linux. Seperti halnya Minix, Linux tidak menggunakan kode apa pun dari vendor UNIX komersial, sehingga Torvalds mendistribusikan linux di internet secara bebas dan gratis.

Pada Oktober 5 1991, Torvalds mengeposkan sistem operasinya di newsgroup comp.os.minix. Ia mengumumkan bahwa source code Linux tersedia dan meminta bantuan programmer-programmer lain untuk ikut mengembangkannya. Ketika itu Linux masih setengah matang, sistem operasi ini hanya bisa menjalankan sedikit perintah UNIX, seperti bash, gcc dan gnu-make. Saat Linux 1.0 diluncurkan pada 1994, sistem operasi ini telah cukup stabil dan memiliki banyak feature, seperti preemptive multitasking (kemampuan untuk membagi sumber daya CPU untuk banyak aplikasi) dan symmetric multiprocessing (kemampuan untuk membagi tugas di antara banyak CPU). Linux bahkan memiliki maskotnya sendiri yang oleh torvalds dijeaskan sebagai “seekor penguin yang menggemaskan dan ramah, yang kekenyangan setelah makan banyak ikan hering”. Pada 1996, tim pengembangan Linux yang ada diseluruh dunia mulai memberikan hasilnya. Tahun itu mereka telah membuat versi Linux untuk sejumlah versi hardware, dari Atari ST sampai Macintosh. Linux terus berkembang pesat, utamanya karena ada sejumlah distributor (seperti RedHat, Caldera, dsb) yang berkompetisi untuk berebut pangsa pasar. Oleh karena itu dibentuk kelompok bernama Linux Standard Base. Kelompok ini bekerja untuk memastikan bahwa beragam distribusi Linux yang ada tetap bisa menjalankan aplikasi yang sama dan saling berinteroperasi. 

Saat ini ada tujuh distribusi Linux paling terkenal, yaitu :

1. RedHat Linux, distributor paling populer di AS dan salah satu yang paling
mudah digunakan.
2. Mandrake Linux, distributor yang menambahkan update dan patch untuk
RedHat Linux.
3. Caldera Open Linux, distibrusi Linux dengan instalasi dan lingkungan
pengguna berbasis grafis yang bagus.
4. Suse Linux, distribusi Linux paling populer di Eropa yang juga
menyediakan perangkat instalasi dan panduan berbahasa Indonesia.
5. Slackware Linux.
6. Debian GNU/Linux.
7. TurboLinux, distribusi Linux paling populer di Asia yang menyediakan
dukungan untuk set karakter khusus Asia.
Catatan :
Distributor Linux masih banyak lagi. Yang mana yang terbaik tergantung dari kenyamanan
pengguna. Masing-masing mempunyai kelebihan dan kelemahan sendiri.

Kemampuan LINUX : 

 Multiuser
 Multiprocessor
 Multitasking, memungkinkannya program-program berjalan bersamaan
(background)
 MultiThreading, dapat menciptakan subproses dengan cara efisien
 Pembelokkan I/O, Pipe dan Filter
 Local dan Network File System
 Security, login dengan password, ownership, group
 X-Window System


Baca Selengkapnya →Apa Itu LINUX ???

Selasa, 01 Juni 2010

Harapan dan Doa ku kepadaMu Ya ALLAH....


Alhamdulillah....................
Ya Allah hari ini adalah hari dimana saya sudah setahun lamanya bekerja di PT. BEHAESTEX. Sebuah perusahaan ternama yang bergerak di bidang textil, dan memiliki beberapa cabang di indonesia. Harapan dan do'a saya semoga ke depannya semuanya bertambah lancar khususnya bagi saya, keluarga, teman - teman dan rekan - rekan kerja yang setia membantu saya, memberikan saran dan ilmunya kepada saya.
Saya bersyukur kepada Allah karena saya masih diberi kesempatan untuk memperjuangkan dan meraih mimpi - mimpi saya serta mewujudkan cita - cita yang saya inginkan. Dimana saat ini saya masih duduk dibangku kuliah di sebuah lembaga perkuliahan Politeknik Indonesia Surabaya jurusan D3 Informatics Management. Tahun 2008 saya masuk dan telah berjalan 2 tahunan.
Ya ALLAH....hamba bersujud syukur kepadaMu. Ribuan harapan serta do'a ku kepadaMu Ya ALLAH....
Setelah ini saya menjalani proses kegiatan tugas akhir di perkuliahan saya. Saya berdo'a kepadaMu Ya ALLAH semoga kami seluruh mahasiswa Politeknik Indonesia angkatan tahun 2008 baik jurusan Informatics Management, Secretary & Public relation, Accounting Computer & Tax diberikan kemudahan dalam proses kegiatan tugas akhir yang akan dilakukan dalam beberapa bulan terakhir ini.. dan akhirnya kami semua bisa lulus dalam proses sidang tugas akhir. AMIIN....

Baca Selengkapnya →Harapan dan Doa ku kepadaMu Ya ALLAH....